Skip to main content

Posts

Fiksimini

  1.       Kuaci Aku berlari dan terus berlari. Rasanya sudah berminggu-minggu aku disini. Tapi, sepertinya aku tidak kunjung menemukan hal yang kucari. Kok tidak sampai-sampai ya aku dari tadi? Lalu, menengok aku kebawah dari atas lemari. Pemilikku memberiku cemilan kesukaanku, biji bunga matahari. 2.       Diam Diam, diam, diam. Aku hanya bisa diam. Melihat tingkah sahabatku yang kian merusakku. Katanya mereka mencintaiku, katanya mereka menyayangiku, tapi mereka juga merusakku. Membuang punting rokok sembarangan, tidak membawa sampah kertas yang diatasnya tertulis tinggi tubuhku, juga tidak membereskan bungkus bekas makanan mereka. Sebenarnya ketika mereka bilang alam adalah sahabat, alam mana yang mereka maksud? 3.       Cantik Kamu cantik sekali hari ini. Baju putihmu terlihat serasi dengan baju hitamku. Rambutmu tidak terlihat, biasanya walau sudah pakai dalaman kerudung pun anak anak rambu...

Pagi Itu di Depan Teller Bank Cendrawasih

      Pagi itu, di depan teller bank Cendrawasih, Nino menunggu nomor antriannya dipanggil. Dia melirik secarik kertas di tangannya, Nomor 17. Kepalanya terangkat, melihat ke arah layar di pojok kanan atas ruangan. Sekarang masih nomor 12. Kondisi bank Cendrawasih memang agak ramai pagi itu. Ada bapak-bapak berkaos Polo, ada lelaki muda yang sedang membawa berkas-berkas di map plastik berwarna merah, ada sepasang kakek-nenek yang sedang membicarakan prosedur pengambilan uang pensiun, dan masih banyak lagi.             Nino menggoyangkan kakinya seraya menunggu. Hatinya berdegup kencang. Ia gugup. Sebenarnya ada alasan mengapa Nino bisa segugup itu. Tempo hari, dia memenangkan lotre dari perusahaan kopi sachet. 1 miliar rupiah. 1 miliar rupiah yang ia menangkan hari itu. Dirinya kaget bukan main, karena selama ini ia tidak pernah memenangkan apapun. Tiba-tiba memenangkan lotre seperti itu membuatnya berpikir bahwa se...

5 Pantun

1.        Buah mangga buah markisa Dipetik segar oleh pak Jaja Jika memang batin tersiksa Lebih baik tinggalkan saja   2.        Riuh terdengar suara tukang las Menyambung besi untuk juragan Memang sulit untuk bisa ikhlas Karena harus merelakan semua angan   3.        Cermin besar cermin kecil Dijual banyak di pasar malam Jika pahala tidak rajin di cicil Dosa akan membuatmu tenggelam   4.        Pagi-pagi latihan silat Ditemani suara burung kakatua Wahai Tuan bermata cokelat Adakah gerangan Nona yang punya?   5.        Hitam arang ayam bakar Rasanya enak walau agak pahit Jika rindu sudah tak bisa ditakar Lebih baik bertemu walau semenit

Dia

 Udara dingin masuk menembus kelambu Diiringi suara detik jam yang begitu merdu Tenggelam aku dalam suasana syahdu Kala kupanggil nama-Mu Aku bercerita tentang hal yang sama Berkeluh kesah tentang sebuah nama Bersyukur karena masih bersama Dan kadang bertanya apa maksud dari semua Yang terjadi di dunia Kadang aku lupa Tenggelam dalam dosa dosa Padahal katanya cinta Padahal katanya memuja Tapi aku selalu melanggar perintah-Nya Izinkan aku berdeklarasi Perihal rasa cinta yang tidak terdefinisi Rasanya tidak sanggup dituang dalam puisi Karena mata pasti akan berlinang sendiri Terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkan Walaupun diri-Mu seringkali aku abaikan Jadikan aku kekasih-Mu yang teguh dan beriman Agar kelak aku dapat kekal mencintai-Mu di surga, Tuhan

Mi Familia

        Hello, it’s me again, Bintangkelinci. Today, I’m going to write about my family. Actually, I rarely talk about my family to anyone I know, including my best friends. I only talk or write about them on sporadic situation. Still it’s alright, because I just realized that one of my favourite things in this world is my family.  My mom was born on August like me, in 1978. She’s a very bright, friendly and talented person. She’s started play guitar, drum, and piano at a very young age. My mom is also good with English, she speaks English fluently, since she’s been study abroad on America when she’s 7 years old. She’s good at fighting, and people known her as a fierce woman. She has an underground band called Toilets, and probably because of that she finally met my dad.  My dad was born on July 1974. He’s also talented in music like my mom. On his Elementary School Graduation, he plays Michelle by The Beatles with his friend in front of the audience. My ...

Temaram

Tempat terindah, Teluk Tomini. Toni termenung, terpikir tentang Tuhan, tentang tuan tanah, tentang tafsir-tafsir, tentang tumpahnya teh tadi, tentang tawa Tiara. Tentunya terutama tentang tawa Tiara. Toni takut. Tiara tak terduga, Tiara tak tertebak. Toni takut terjebak. Terjebak, terikat, tertipu tawa Tiara. Toni tunduk terhadap tawa Tiara. Tangan Toni terpangku. Tiba-tiba, Tiara temani Toni. Toni tertegun, tak tahu Tiara ternyata tahu tempat tersayang Toni. Tiara tersenyum. Toni tatap Tiara. Tiara tertawa. Toni tanya Tiara. Tentang Tuhan, tentang tas tenteng tosca, tentang toko teko, tentang tahajud, tentang turunnya tokoh. Ternyata Tiara tahu tentang topik-topik Toni. Toni tersenyum. Tiara tersenyum. Toni tatap Tiara, telapak tangannya tersentuh telapak tangan Tiara. Tangan tersayang, tangan tercinta. Tangan terfavorit Toni. Tiara tatap Toni, teduh, tenang. Toni terpikat, tersihir temaram Teluk Tomini.

L'avenir

           Hello, my name is Hana Latifa. People called me Hana, although some of them also called me with some unique nicknames like Hanoy, or Hanang. I was born on the middle of August in Jakarta, on a Friday afternoon. I have two siblings, both of them are younger than me. I live with my grandparents since I was 5 years old, and they have taken care of me with so much love for so many years.             I like listening to music, watching movies, and hanging out with my best friends. I also love to hear their stories. Hearing people's stories is one of my hobbies, although sometimes when I also feel sad or tired, I will tell them I’m busy doing something else, while actually, I was busy recharging my energy. I love people who can listen to my stories too, and support me, convincing me that I can do anything in this world. I also like a person who shares the same humor taste with me, because it makes me feel like all my ...